Selasa, 21 Januari 2014


REYOG TULUNGAGUNG

Reyog Tulungagung ini merupakan gubahan tari rakyat, yang menggambarkan arak – arakan prajurit pasukan Kedhirilaya tatkala mengiring pengantin “ Ratu Kilisuci “ ke gunung Kelud, untuk menyaksikan dari dekat hasil pekerjaan Jathasura, sudahkah memenuhi persyaratan pasang – girinya atau belum ( lihat Bab IV : 1.4. ). Dalam gubahan Tari Reyog ini barisan prajurit yang berarak diwakili oleh enam orang penari.Yang ingin dikisahkan dalam tarian tersebut ialah, betapa sulit perjalanan yang harus mereka tempuh, betapa berat beban perbekalan yang mereka bawa, sampai terbungkuk – bungkuk, terseok – seok, menuruni lembah – lembah yang curam, menaiki gunung – gunung, bagaimana mereka mengelilingi kawah seraya melihat melongok – longok ke dalam, kepanikan mereka, ketika “ Sang Puteri “ terjatuh masuk kawah, disusul kemudian dngan pelemparan batu dan tanah yang mengurug kawah tersebut, sehingga Jathasura yang terjun menolong “ Sang Puteri “ tewas terkubur dalam kawah, akhirnya kegembiraan oleh kemenangan yang mereka capai.






JARANAN TULUNGAGUNG





Kesenian Jaranan Di Kab.Tulungagung juga tidak kalah menariknya dengan kesenian lain yg ada di Kab.Tulungagung, kesenian ini menceritakan tentang prajurit perang di massa lampau, yang disebut juga SATRIA PERANG,mungkin jaranan sekarang tidak seperti massa lalu lagi karena sudah dipadukan antara musik tradisional dgn musik modern zaman sekarang, dan dari segi busana juga sudah berbeda, sekilas tentang perjalanan kesenian dari Kota Tercinta Saya Kab.Tulungagung

SURO DIRO JAYANINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI
SING MUDHO TETEP NGURI URI BUDHOYO JAWI KITO

REOG KENDANG LAN JARANAN SENTHEREWE JOYO JOYO SELAMINYO
MUGI PIKANTUK BERKAHING HYANG WIDI

sekian dari penceritaan saya

Nama: Arfi Bima Putra Pratama
TGL Lahir: 19-12-1994
Tempat Lahir: Kab.Tulungagung,Jawa Timur
Np: selalu ingin melestarikan budaya jawa agar anak cucu kita di kemudian hari bisa tetap merasakan semua apa yg telah kita berikan pada saat ini

TULUNGAGUNG,22 JANUARI 2014


Tidak ada komentar:

Posting Komentar